Search

5 Produk Yang Kamu Tidak Tahu Adalah Hasil Hutan

Kamu nggak akan pernah menebak #2 dan manfaatnya terhadap lingkungan!

Sebagian besar barang-barang di rumah kita adalah hasil hutan.

Source: Eutah Mizushima [9]


To read this article in English, click here.


Hutan kita mempunyai arti yang lebih besar daripada hanya sebidang tanah dikelilingi oleh pepohonan. Terlepas dari menyediakan oksigen agar kita bisa bernapas dan membantu kita melawan perubahan iklim, kamu akan kaget ketika kamu tahu bahwa mayoritas barang-barang yang ada di rumahmu adalah hasil hutan kita!


Nggak percaya? Coba kamu lihat apakah kamu mempunyai barang-barang berikut di rumahmu.


1. Madu

Madu sedang naik daun karena mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan kita.

Sumber: Sonja Langford [10]


Produk pertama yang ada di list kita adalah madu yang kita suka tuang di atas yoghurt setiap pagi. Seperti yang kamu tahu, madu dihasilkan oleh lebah dengan menggunakan nektar dari berbagai macam bunga.


Menambahkan madu ke dalam diet sehari-harimu sangat dianjurkan karena madu sangat efektif melawan pilek. Bahkan, World Health Organization (WHO) menganjurkan kita untuk mengkonsumsi madu sebagai obat batuk alami [1].


Dan jangan lupakan bahwa madu dapat menggantikan gula yang telah lama dikritik sebagai pemicu masalah kesehatan serta lingkungan. Tahukah kamu Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef) adalah salah satu korban terbesar dari industri gula?



Ini beneran terjadi, lho! Perairan di sekitar terumbu karang tersebut sering terekspos limbah cair, pestisida dan sedimen dari lahan perkebunan gula. Lebih parah lagi, terumbu karang tersebut semakin terancam karena lahan yang digunakan untuk perkebunan gula semakin besar [2].


Buat kami, informasi terakhir tadi benar-benar membuat madu terdengar lebih menarik. Kalau kamu bagaimana?

Baca juga: Merawat Organ Bumi Yang Sekarat: Terumbu Karang


2. Gabus Anggur

Pohon ek gabus menyerap CO2 selagi melakukan regenerasi

Sumber: Elle Hughes [11]


Banyak yang bertanya, "Apakah kamu Tim Merah atau Tim Putih?" dalam masalah minum anggur. Apa pun itu, nggak bisa dipungkiri bahwa gabus anggur adalah bahan unggulan untuk mensegel botol anggur karena bahannya elastis, ketat, tapi masih membiarkan udara tetap masuk agar anggur di dalam botol bisa menua dengan baik.


Gabus anggur berasal dari kulit luar Quercus suber (atau pohon ek gabus) di Eropa dan Afrika Utara. Lucunya, setiap kali kulit luarnya diambil, pohon ek gabus akan regenerasi sekaligus menyerap karbon dioksida. Maka dari itu, pohon ek gabus adalah partner yang tangguh dalam hal memerangi perubahan iklim [3].



Mau tahu alasan lain kenapa kita cinta pohon ek gabus? Mereka adalah sumber daya alam yang bisa diperbaharui dan bisa sepenuhnya teurai.


3. Rattan

Rotan membantu melestarikan hutan dan produksinya merupakan sumber pendapatan bagi komunitas perdesaan

Sumber: Artem Beliaikin [12]


Tahukah kamu....Indonesia memasok 80% kebutuhan rotan dunia? [4]


Rotan dikenal sebagai tanaman yang tumbuh cepat secara merambat atau memanjat pada pohon-pohon sekitarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, rotan mulai dipergunakan sebagai alternatif kayu karena sifatnya ringan, tahan lama dan fleksibel cocok digunakan sebagai bahan baku mebel, tempat tinggal dan kerajinan tangan. Ditambah lagi, penggunaan rotan juga lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.


Kenapa begitu? Rotan butuh pohon-pohon lain untuk bertahan hidup. Agar memastikan kelangsungan tanaman rotan, pengumpul rotan mempunyai insentif yang lebih besar untuk menjaga pohon-pohon di sekitarnya sehingga ini mempunyai dampak positif pada kelestarian hutan.


Selain itu, produksi rotan juga merupakan sumber pendapatan bagi komunitas yang tinggal di daerah pedesaan dimana pendapatan dan pasokan pangan nggak mencukupi. Buktinya, produksi rotan di Asia Tenggara mempunyai nilai tahunan sebesar 50 juta dollar Amerika [5].

Baca juga: Penggunduluan Hutan di Indonesia: Kelapa Sawit, Hilangnya Keanekaragaman Hayati dan Pemanasan Global

4. Kosmetik Perawatan Kulit

Lilin lebah menjadi salah satu bahan favorit milik industri kecantikan karena anti-inflamasi dan kaya akan antioksidan.

Sumber: Matthew T Rader [13]


Madu bukanlah satu-satunya produk hasil lebah.


Benar, kita tidak boleh lupa dengan lilin lebah yang diproduksi secara alami oleh lebah untuk membangun sarangnya.


Kita tahu kedengarannya menjijikan, tapi mungkin kamu akan shock saat kamu tahu bahwa lilin lebah adalah bagian penting dari ritual malam-mu.


Benar, maksud kita adalah kosmetik perawatan kulitmu.


Industri kecantikan cinta sekali dengan lilin lebah. Banyak merek kencatikan menggunakan lilin lebah ketika meracik produk face cream karena lilin lebah melembabkan, membersihkan serta menenangkan kulit [6].


Ditambah lagi, lilin lebah anti-inflamasi dan mengandung kadar antioksidan yang tinggi sehingga lilin lebah dapat melindungi kulit dari polutan lingkungan yang dapat menyebabkan penuaan dini.



Tunggu, masih ada lagi manfaat dari lilin lebah! Karena lilin lebah diproduksi secara langsung oleh lebah, maka lilin lebah sangat ramah lingkungan. Pantas saja kenapa lebah mempunyai reputasi yang sangat bagus.




Yang terakhir....




5. Açaí Berries

Kecil tapi tangguh—açaí berries sangat kaya akan nutrisi dan berpotensi menyelamatkan hutan belantara di Amazon.

Sumber: Ella Olsson [14]


Dijuluki sebagai 'emas ungu' milik alam, açaí berries sudah menjadi rahasia umum bagaimana cara memotret smoothie bowl yang Instagrammable. Tetapi, açaí berries punya lebih banyak manfaat daripada hanya kelihatan cantik.


Açaí berries dapat ditemukan di hutan belantara di Amerika Selatan. Terlebih daripada itu, açaí berries sangat kaya akan antioksidan dan serat yang dapat membantu kekebalan tubuh, melawan radikal dan menjaga kadar gula di dalam tubuhmu agar tetap stabil [7].


Oh ya, jangan meremehkan açaí berries, lho! Walaupun kecil, açaí berries berpotensi menyelamatkan hutan belantara Amazon!



Tenang, kamu tidak salah baca. Hutan belantara di Amazon semakin gundul karena lahan yang dipakai untuk menternak sapi dan perkebunan kacang kedelai semakin meluas [8]. Dengan mempromosikan bahan non-kayu seperti açaí berries, ini dapat mengurangi ketergantungan warga lokal pada ekspor bahan kayu sehingga hutan Amazon pun terlindungi



Hayo, apakah kamu beberapa, nyaris atau semua barang di atas? Sejujurnya, persoalan berapa banyak barang di atas yang kamu punya bukanlah hal terpenting melainkan fakta bahwa hutan kita memainkan peran yang sangat penting di dalam kehidupan sehari-hari kita.


Oleh sebab itu, berita penggundulan hutan yang terjadi di seluruh dunia seharusnya menarik perhatianmu dan menginspirasimu untuk membela penolong Bumi kita.


May the forests be with you.


Ingin bertanya tentang hutan kita? Klik DISINI


Sumber:

[1] https://www.medicalnewstoday.com/articles/264667

[2] https://www.thoughtco.com/effect-of-sugar-on-the-environment-1204100

[3] http://100percentcork.org/why-cork/good-for-the-environment/

[4] https://ntfp.org/pgs-rattan/rattan-and-indonesia/

[5] http://www.fao.org/3/u5620e/U5620E04.htm

[6] https://www.newdirectionsaromatics.com/blog/products/all-about-beeswax.html

[7] https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/acai/faq-20057794

[8] https://www.theguardian.com/lifeandstyle/2007/nov/18/foodanddrink.features9


Foto:

[9] https://unsplash.com/photos/OWwK_0_EnxY

[10] https://unsplash.com/photos/RQHzRELE2Ss

[11] https://www.pexels.com/photo/close-up-photo-of-wine-bottles-with-cork-2647933/

[12] https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-grey-skirt-and-round-brown-rattan-crossbody-bag-on-wooden-dock-near-body-of-water-1102225/

[13] https://unsplash.com/photos/ohygdzgWbr4

[14] https://unsplash.com/photos/uL9KuBXZ76o



#indonesia #lingkungan #hutan #pohon #hasilhutan #penggundulanhutan #perubahaniklim

© 2019 by PROJECT PLANET. Most Rights Reserved.